Assalamu'alaikum warohmatullahiwabarokatun.
Selamat siang anak-anak pintar, semoga sampai siang ini kalian masih dalam kondisi sehat wal afiat.
Sambil menunggu kalian memegang buku paket, kali ini ibu sampaikan kompetensi dasar materi Prakarya yang akan kalian pelajari di kelas 9. Sebagian materi sama dengan materi kelas 7, 8 yaitu tentang teknik pengolahan makanan pada aspek pengolahan, yang membedakan adalah bahan pangan yang digunakan. Sedangkan aspek Rekayasa di kelas 9 ini kalian belajar tentang komponen elektronika dan implementasinya pada peralatan yang kita gunakan sehari-hari.
Untuk lebih jelasnya silahkan kalian baca dan pahami apa yang ibu sampaikan dibawah ini:
KOMPETENSI PRAKARYA
PEMBELAJARAN JARAK JAUH 2021/2022
A. PENGOLAHAN
Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi
sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3)
pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler,
kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan
menghayati ajaran agama yang dianutnya”.
Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah
“Menunjukan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, dan percaya diri
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya”. Kedua kompetensi tersebut
dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan
memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi siswa.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang
proses pembelajaran berlangsung, dan
dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam
mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.
Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan
sebagai berikut, yaitu siswa mampu:
|
KOMPETENSI INTI 3
(PENGETAHUAN) |
KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) |
|
3. Memahami dan
menerapkan pengetahuan (faktual,
konseptual, dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang
ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya terkait fenomena dan kejadian
tampak mata |
4.
Mengolah, menyaji, dan menalar dalam
ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi,
dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari di sekolah dan
sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori |
|
KOMPETENSI DASAR |
KOMPETENSI DASAR |
|
3.1 Memahami pengetahuan
tentang prinsip perancangan,
pembuatan, penyajian, dan pengemasan
hasil peternakan dan perikanan menjadi
makanan yang ada di wilayah setempat |
4.1 Mengolah bahan pangan
hasil peternakan dan perikanan yang
ada di wilayah setempat menjadi
makanan serta menyajikan atau
melakukan pengemasan |
|
3.2 Menganalisis prinsip
perancangan, pembuatan, penyajian,
dan pengemasan bahan pangan hasil peternakan dan perikanan menjadi produk pangan setengah jadi yang ada di wilayah setempat |
4.2 Membuat bahan pangan
setengah jadi dari bahan pangan hasil
peternakan dan perikanan yang ada di
wilayah setempat serta menyajikan atau melakukan pengemasan |
|
3.3 Menganalisis prinsip
perancangan, pembuatan, penyajian,
dan pengemasan bahan pangan setengah |
4.3 Membuat bahan pangan
setengah jadi dari hasil peternakan
dan perikanan menjadi produk pangan
jadi siap |
|
jadi dari hasil peternakan
dan perikanan menjadi produk
pangan jadi siap konsumsi yang ada di
wilayah setempat |
konsumsi serta menyajikan
atau melakukan pengemasan |
|
3.4 Menganalisis rancangan
pembuatan, penyajian, dan pengemasan
bahan hasil samping dari pengolahan
hasil peternakan atau perikanan. |
4.4
Mengolah bahan hasil samping dari
pengolahan hasil petrnakan atau
perikanan. |
B. REKAYASA
Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi
sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3)
pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler,
kokurikuler, dan/atau ekstrakurikuler.
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual adalah “Menghargai dan
menghayati ajaran agama yang dianutnya”.
Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial adalah
“Menunjukan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, dan percaya diri
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya”. Kedua kompetensi tersebut
dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan
memperhatikan karakteristik mata pelajaran,
serta kebutuhan dan kondisi siswa.
Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang
proses pembelajaran berlangsung, dan
dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam
mengembangkan karakter siswa lebih lanjut.
Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan dirumuskan
sebagai berikut, yaitu siswa mampu:
|
KOMPETENSI INTI 3
(PENGETAHUAN) |
KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN) |
|
3. Memahami dan
menerapkan pengetahuan (faktual,
konseptual, dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang
ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya terkait fenomena dan kejadian
tampak mata |
4. Mengolah, menyaji, dan
menalar dalam ranah konkret
(menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah
abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang)
sesuai dengan yang dipelajari di
sekolah dan sumber lain yang sama
dalam sudut pandang/teori |
|
KOMPETENSI DASAR |
KOMPETENSI DASAR |
|
3.1 Menganalisis prinsip
kelistrikan listrik rumah tangga. |
4.1 Membuat desain
konstruksi sistem instalasi listrik
rumah tangga. |
|
3.2 Menganalisis sistem
instalasi listrik rumah tangga. |
4.2 Membuat sistem instalasi
listrik rumah tangga. |
|
3.3 Menganalisis dasar-dasar
sistem elektronika analog, elektronika
digital, dan sistem pengendali. |
4.3 Memanipulasi sistem pengendali. |
|
3.4 Menganalisis penerapan
sistem pengendali elektronik. |
4.4 Membuat alat pengendali elektronik. |
Komentar
Posting Komentar